Digital Markethink Expert

Rumah Bersama Untuk Sukses

Teknik Optimasi WordPress

WordPress sebagai salah satu layanan penyedia blog dengan pengguna terbanyak di dunia memang sudah tidak bisa lagi diragukan kualitasnya. Pihak developer selalu memberikan update-update berkala dalam jangka waktu tertentu untuk menjaga kualitas wordpress.

Namun adakalanya kita sebagai pengguna malah membuat performa wordpress menurun. Hal ini bisa terjadi karena berbagai hal seperti, tema yang terlalu berat, banyak menggunakan plugin atau widget yang tidak perlu.

Padahal Menurut penelitian, rata-rata attention-span (rentang perhatian) sekarang menjadi 8 detik di tahun 2017 ini. Lalu apa hubungan penelitian ini dengan Anda sebagai seorang pemilik website?

Jika kita memiliki website untuk bisnis online tentunya sangat berpengaruh, karena kita hanya punya waktu 8 detik untuk membuat pengunjung tertarik. Lantas bagaimana kita bisa membuat pengunjung tertarik apabila website kita lambat?

Nah.. Agar itu tidak terjadi kepada Anda alangkah baiknya ada mencoba mempraktekkan hal-hal berikut ini:

1. Pilih Hosting yang Bagus

Memilih hosting yang berkualitas adalah suatu kewajiban sebelum Kamu ingin membangun sebuah website. Pilihlah hosting yang terpercaya dan sudah teruji kualitasnya. Karena hosting adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi cepat atau lambatnya loading speed sebuah website.

2. Pilih Tema Yang Ringan

Pastikan Kamu menggunakan tema yang cepat. Tema yang memiliki banyak fitur memang dapat mempermudah proses pengaturan layout Kamu tetapi server dan browser akan bekerja lebih keras. Beberapa tema WordPress memiliki ukuran dalam megabytes. Ini tentunya akan menambah beban waktu loading website Kamu.

3. Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Plugin

Minimalkan jumlah plugin yang Kamu gunakan. Jangan asal install plugin, pikirkan kembali apakah Kamu benar-benar membutuhkan plugin tersebut. Memiliki banyak plugin tidak akan berpengaruh langsung ke kecepatan website, tetapi dapat meningkatkan risiko penginstallan plugin yang bisa berakibat buruk.

4. Optimasi Widget Yang Anda Gunakan

Sebaiknya Kamu menggunakan widget yang benar-benar berguna dan tidak berat. Beberapa widget perlu melakukan loading JavaScript atau CSS ketika mereka sedang menjalani render. Ini biasa terjadi pada widget Facebook, Twitter, dan Google+. Semakin banyak widget tentu akan mempengaruhi kecepatan website.

5. Melakukan Maintenance Rutin

Selalu jaga website Kamu dengan melakukan perawatan rutin secara berkala agar website Kamu dalam kondisi yang baik. Selalu update wordpress dan plugin-plugin yang Kamu gunakan. Lalu Kamu juga bisa menghapus postingan atau gambar-gambar yang sekiranya sudah tidak dibutuhkan lagi.

6. Optimasi Gambar-Gambar

Gambar merupakan salah satu elemen yang dapat membuat website menjadi berat. Agar gambar tidak menambah beban website, Anda bisa melakukan beberapa cara seperti memakai gambar yang tidak beresolusi tinggi. Sebisa mungkin hindari gambar dengan ukuran besar, gunakan gambar dengan ukuran maksimal 1 MB agar hosting Anda tidak cepat penuh. 

7. Lakukan Caching Secara Rutin

Caching adalah salah satu cara yang efektif untuk mengoptimasi website, apalagi situs-situs yang memiliki traffic tinggi. Caching dapat menyimpan file HTML agar langsung tersedia bagi pengunjung-pengunjung lainnya, ini tentu membantu mengurangi waktu loading. Bagi Anda pengguna WordPress, Anda bisa menggunakan plugin untuk melakukan ini seperti W3 Total Cache , WP Super Cache , dan WP Fastest Cache.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Axaraa Indonesia adalah sebuah start up digital markethink yang berada di Yogyakarta. Memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang handal dalam pemasaran digital dan membanggakan para stake holder nya.

Copyright 2020 Axaraa.com

Name - City
Membeli Product Time