Digital Markethink Expert

Rumah Bersama Untuk Sukses

Teknik Closing yang Membuat Customer Langsung Transfer

Banyak Calon Customer yang Bertanya Tapi Tidak Jadi Beli?

“Kak, yang ini stoknya masih ada nggak?”

“Kalau untuk tipe yang ini harganya berapa ya?”

“Kak, kalau belinya selusin harganya bisa kurang nggak?”

Mungkin ini yang sering Kamu rasakan sebagai seorang pebisnis, sudah menjawab semua pertanyaan dari para customer namun tetap saja customer tersebut tidak jadi membeli.

Apa itu Teknik Closing?

Nah, maka dari itu, pentingnya untuk Kamu mempelajari teknik closing. Teknik closing yaitu proses untuk mengakhiri transaksi antara Kamu dengan customer Kamu hingga berhasil. Dalam proses tersebut Kamu perlu mempersiapkan beberapa jawaban secara matang.

Apa saja tekniknya? 

#1. Now or Never

Teknik ini bisa membuat customer Kamu dengan spontan untuk menentukan pilihannya. Walaupun ini agak terkesan memaksa, namun cara ini sudah terbukti berhasil.

Seperti contoh: “Halo kak, untuk model yang seperti ini tadi sudah ada yang menawarnya, khawatir kehabisan, lebih baik beli sekarang”

#2. Eksklusif atau Spesial

Semua hal yang “spesial” tentu saja menyenangkan, bukan?
Nah, teknik ini mengajarkan Anda untuk bisa menunjukkan kepada customer Anda bahwa mereka adalah orang spesial jika memiliki produk yang Anda jual.

Seperti contoh: “Produk ini terbatas, cuma ada 5 di Indonesia, jadi kalau kakak beli hari ini akan kami kasih Popsocket GRATIS…”

#3. 3 Keuntungan

Singkat, padat, dan jelas. Mungkin istilah tersebut tepat dengan teknik closing ini. Kamu hanya perlu menunjukkan 3 keuntungan yang bisa didapatkan oleh customer Kamu yang tidak bisa didappatkan jika membeli di kompetitor.  Dan ini akan menjadi nilai plus untuk lebih menyakinkan customer Anda.

Seperti contoh: “Kalau kakak pakai ini, wajah kakak akan lebih terlihat cerah, glowing dan awet muda”

#4. Harga Coret

Teknik ini tidak jauh berbeda dengan teknik perbandingan, hanya saja terlihat lebih simple. Kamu hanya perlu mencantumkan harga yang saat ini Anda tawarkan, lalu coret harga terdahulu. Dengan begitu, Kamu memberi kesan bahwa harga yang Kamu tawarkan jauh lebih murah, apalagi jika Kamu menjual produk tersebut all in one. Tentu saja banyak orang-orang yang akan tertarik.

#5. Jika ….. Maka

Buatlah customer Kamu menyesal dengan teknik ini. Kamu hanya perlu mengungkapkan kerugian yang akan customer Anda dapatkan jika tidak membeli produk Kamu.

Seperti contoh: “Jika kakak tidak membelinya sekarang, maka kakak besok harus menyiapkan uang yang lebih banyak untuk membeli produk ini” 

#6. Empati

Tak kenal maka tak sayang. Mungkin istilah ini cocok dengan teknik yang satu ini. Jika Anda menunjukkan sisi empati Anda kepada customer, maka mereka akan merasa bahwa Anda bisa mengerti dan memahami mereka.

Seperti contoh: “Saya dulu juga begini kak, merasa insecure punya badan gemuk, tapi setelah saya coba produk ini, berat badan saya turun 5kg dalam seminggu, terus sekarang saya udah nggak insecure lagi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Axaraa Indonesia adalah sebuah start up digital markethink yang berada di Yogyakarta. Memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang handal dalam pemasaran digital dan membanggakan para stake holder nya.

Copyright 2020 Axaraa.com

Name - City
Membeli Product Time